Modul 06 · Pelajaran 4 dari 4Angka = ilustrasi

Menetapkan aturan penawaran pertama

Apa saja yang perlu saya tetapkan sebelum menerima banyak pesanan?

Langkah 1 dari 5

Revisi ketujuh

Klien pertama Dita meminta revisi berkali-kali. Ganti warna, ganti huruf, lalu kembali ke warna awal. Sejak awal tidak ada batas revisi yang disepakati, jadi Dita sungkan menolak.

Revisinya sampai tujuh putaran. Pekerjaan yang direncanakan 6 jam, termasuk 2 putaran revisi, menjadi 11 jam.

Langkah 2 dari 5

Tanpa batas, sisa uang menguap

Tebak dulu

Paket 9 desain unggahan Rp750.000 menyisakan Rp300.000 bila dikerjakan 6 jam. Pekerjaan ini makan 11 jam. Kalau waktu Dita dihargai Rp50.000 per jam, berapa sisa yang tertinggal?

Rp200.000

Begini sisa itu tergerus, potongan demi potongan:

Animasi Ke mana uang Rp750.000 dari paket dengan tujuh revisi?

  1. Satu paket desain unggahan Dita terjual: Rp750.000.
  2. − Rp300.000 untuk waktu kerja 6 jam.
  3. − Rp100.000 untuk foto berlisensi.
  4. − Rp50.000 untuk cadangan revisi & transfer.
  5. − Rp250.000 untuk 5 jam revisi di luar rencana.
  6. Sisa paket ini: Rp50.000. Rencananya tersisa Rp300.000. Revisi tanpa batas menghabiskan sebagian besarnya.

Begitulah bahayanya penawaran tanpa batas layanan. Sisa uang dari pesanan habis tanpa terasa. Kliennya tidak salah. Masalahnya, batas revisi tidak pernah ditulis sejak awal.

Langkah 3 dari 5

Kartu penawaran Dita

Dita lalu menyusun satu kartu berisi delapan bagian. Kartu ini dikirim ke setiap calon klien sebelum uang muka dibayar.

Kartu penawaran Dita Studio
  • Isi

    9 desain unggahan siap pakai, satu gaya desain, foto berlisensi sudah termasuk.

  • Cara pesan

    Lewat WhatsApp. Klien mengirim logo, menu, harga, dan foto bila ada.

  • Waktu kirim

    Paling lambat 5 hari kerja setelah bahan lengkap. Janji ini tertulis.

  • Revisi

    2 putaran. Putaran berikutnya dikenai biaya yang disebut di awal.

  • Pembayaran

    50% di muka (Rp375.000), 50% sebelum file akhir dikirim.

  • Pembatalan

    Sebelum pekerjaan dimulai, uang muka kembali penuh. Setelah dimulai, uang muka tidak dikembalikan.

  • Standar hasil

    Teks terbaca jelas di layar ponsel, warna dan huruf seragam, ukurannya pas untuk diunggah.

  • Komplain

    Salah ketik atau salah ukuran dari pihak Dita diperbaiki gratis dan tidak dihitung revisi.

Satu paket hanya untuk satu gaya desain, supaya mutunya mudah dijaga. (Contoh rekaan.)

Aturan selengkap ini sering membuat klien lebih percaya daripada contoh hasil kerja yang cantik. Klien tahu persis apa yang ia dapat. Dita juga tahu persis apa yang harus dikerjakan.

Langkah 4 dari 5

Jasa dan barang, sama-sama perlu batas

Untuk jasa, tulis apa saja yang dikerjakan dan apa yang tidak. Seorang pembuat slide presentasi, misalnya, bisa mulai dengan paket 10 slide, dua putaran revisi, dan janji waktu kirim yang tertulis.

Untuk barang seperti keripik Mbak Sari, bagian "revisi" diganti penggantian. Misalnya, bungkus yang rusak saat diterima diganti satu bungkus baru. Makanan juga punya syarat keamanan, label, dan izin. Syarat untuk jenis produk Anda perlu dicek ke instansi resmi, misalnya dinas kesehatan setempat.

Langkah 5 dari 5

Saat calon klien minta lebih

Coba putuskan

Calon klien menulis: "Bisa Rp500.000 saja, Mbak? Revisinya sampai saya puas, ya." Biaya Dita untuk satu paket 9 desain unggahan Rp450.000.

Bagaimana Dita sebaiknya menjawab?

Pelajaran selesai

Rangkuman

Sebelum pesanan ramai, tulis kartu penawaran dengan delapan bagian, dari isi paket sampai cara menangani komplain. Tanpa batas yang tertulis, sisa uang dari tiap pesanan bisa habis tanpa terasa.

  • Kartu penawaran berisi delapan bagian, yaitu isi, cara pesan, waktu kirim, revisi, pembayaran, pembatalan, standar hasil, dan komplain.
  • Untuk jasa, tulis apa yang dikerjakan dan apa yang tidak. Untuk barang, atur penggantian dan cek syarat keamanan, label, serta izin.
  • Penawaran tanpa batas layanan bisa menghabiskan sisa uang dari setiap pesanan.

Modul 06 selesai. Yang sudah Anda pelajari:

  1. Jual hasil yang dirasakan pembeliOrang mau membayar kalau bisa membayangkan hasilnya. Penawaran yang jelas menyebut pembeli, masalah, hasil, isi, harga, dan batas layanan, tanpa janji yang tak bisa ditepati.
  2. Menagih per proyek atau langganan?Cara menagih sebaiknya cocok dengan seberapa sering pelanggan membutuhkan jualan Anda. Langganan belum tentu lebih untung, jadi hitung dulu sisa uang, kapan uang masuk, dan risiko pelanggan berhenti.
  3. Model bisnis satu halamanDelapan kotak di satu halaman cukup untuk melihat cara kerja usaha Anda. Tandai mana yang sudah fakta dan mana yang masih dugaan, lalu uji dugaan yang paling berisiko lebih dulu.
  4. Menetapkan aturan penawaran pertamaSebelum pesanan ramai, tulis kartu penawaran dengan delapan bagian, dari isi paket sampai cara menangani komplain. Tanpa batas yang tertulis, sisa uang dari tiap pesanan bisa habis tanpa terasa.

Model bisnis satu halaman · Peta belajar · Ditinjau 27 Oktober 2026 · Usaha dan angka di pelajaran ini fiktif, untuk belajar.